Jumat, 08 Oktober 2010

Hadirkan Maskot I Baso dan I Besse yang Berkarakter

Hari jadi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah di depan mata.Sejumlah spanduk dan baliho pun mulai tampak berdiri di beberapa titik di Kota Makassar, serta sejumlah kota/kabupaten lainnya untuk menyambut HUT provinsi tercinta ini.

ADA yang berbeda dari HUT Sulsel yang ke-341 yang jatuh pada 19 Oktober 2010 ini. Hadirnya sepasang tokoh kartun yang menggambarkan ciri khas serta karakter masyarakat mulai suku Makassar, Bugis,Toraja,hingga suku Mandar.

Sepasang kartun tersebut diberi nama I Baso dan I Besse. Ini merupakan maskot Provinsi Sulsel yang cukup unik. Sang pria, I Baso, memakai pakaian adat Sulsel, jas tutup lengkap dengan badik terselip di pinggang dan penutup kepala khas, juga kumis melintang bak pahlawan nasional Sultan Hasanuddin. Sementara I Besse,sang perempuan, mengenakan baju khas Sulsel, yakni baju bodo merah.Kedua karakter tersebut memberi salam tangan yang mengatupkan kedua tangan dan senyum yang menawan. Ketua panitia hari jadi ke-341 Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan, pengangkatan maskot yang mewakili sosok masyarakat tersebut untuk pertama kalinya diciptakan sehingga HUT Sulsel pada tahun ini tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Maskot dan logo ini melambangkan ciri khas Sulsel. Karakter masyarakatnya yang ramah, ceria, serta cinta kepada adat dan budayanya,”ungkap dia saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel baru-baru ini. Tokoh kartun pria yang berkumis ini juga mewakili karakter masyarakat Sulsel yang pemberani dan pantang menyerah. Hal ini tampak dengan terdapatnya sebilah badik (senjata tajam khas Sulsel) yang berada di pinggangnya. Gambar wajah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Wagub Agus Arifin Nu’mang tidak tampak lagi pada sejumlah spanduk HUT Sulsel seperti pada tahun- tahun sebelumnya.

Menurut Irman, yang juga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel ini, pada HUT Sulsel kali ini diharapkan menjadi momentum seluruh warga dalam melestarikan budaya masa lalu daerah ini. Untuk lebih menyemarakkan HUT Sulsel tersebut,selama perayaan hari jadi ini, seluruh staf pelayanan publik di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diimbau mengenakan pakaian serta atribut yang berciri khas Sulsel, meliputi suku Makassar, Bugis,Toraja, dan Mandar.

Pakaian dan ciri khas Sulsel ini juga diberlakukan kepada seluruh karyawan dan pegawai perhotelan, tiket,BUMN,hingga tingkat terkecil, seperti kantor camat dan kelurahan. “Kami ingin HUT Sulsel ini bukan hanya dirayakan pemerintah, tetapi menyentuh hingga seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.

0 komentar:

Copyright © 2011 Agus All Rights Reserved